Asesmen Kebugaran Awal MPLS Ramah 2026
Membantu Bapak/Ibu Guru mengidentifikasi status fisik awal siswa baru demi mewujudkan ekosistem sekolah sehat, inklusif, dan bebas diskriminasi.
Langkah 1
Identitas Murid
Belum LengkapLangkah 2
Identifikasi IMT
Belum DiisiLangkah 3
Denyut Jantung
Belum DiisiLangkah 4
Tes Fleksibilitas
Belum DiisiCATATAN PENTING GURU (DISCLAIMER)
- Bukan Diagnosis Medis: Hasil asesmen ini murni instrumen penapisan awal kebugaran aktivitas fisik, bukan rujukan medis resmi.
- Bebas Stigma & Pelabelan: Dilarang menggunakan istilah sensitif yang merendahkan murid (seperti: terlalu gemuk, kurus, ringkih, tidak lentur).
- Menjaga Kerahasiaan: Lembar hasil pengukuran bersifat konfidensial antara guru kelas, siswa, dan orang tua murid.
- Fleksibilitas Kondisi: Bila anak memiliki keterbatasan disabilitas atau kondisi khusus yang belum pulih, tes dapat ditangguhkan atau disesuaikan.
- Tindak Lanjut Sehat: Rekomendasi mengarahkan koordinasi konstruktif dengan UKS, Puskesmas pembina, maupun konsultasi wali murid.
Form Identitas Peserta Didik Baru
Jika murid tidak memiliki NISN, isikan 1234567890
Jika murid berasal dari Rumah Tangga (tidak bersekolah), tulis saja Rumah Tangga
Data Penandatangan (Untuk Lembar Cetak)
Data pada bagian ini bersifat opsional dan tidak wajib diisi, namun akan otomatis mengisi baris tanda tangan pada lembar cetak Hasil Asesmen & Rekapitulasi jika diisi.
PETUNJUK PENGUKURAN IMT
• Lepaskan alas kaki, jaket, topi, serta bawaan/atribut berat dari tubuh murid.
• Posisikan murid berdiri tegak di atas timbangan berkala, catat berat badan dalam satuan kilogram (kg).
• Posisikan tegak lurus di bawah stadiometer/pengukur tinggi badan, catat nilai dalam sentimeter (cm).
• Tinggi badan otomatis dikonversi sistem ke bentuk meter (m) saat menghitung rumus IMT.
Input Ukuran Fisik
Kalkulasi Skor Akhir IMT
Sistem Otomatisasi Cerdas: Sistem mendeteksi otomatis kategori gizi berdasarkan kurva pertumbuhan umur & jenis kelamin anak (Kemenkes RI/WHO). Guru juga dapat mengubahnya secara manual jika diperlukan rujukan khusus.
Tindak Lanjut & Rekomendasi Terintegrasi
-
-
-
-
PETUNJUK PENGUKURAN DENYUT JANTUNG
• Letakkan bantalan jari telunjuk dan jari tengah pada pergelangan tangan (arteri radialis) atau leher samping bawah rahang (arteri karotis).
• Penting: Jangan sekali-kali memakai ibu jari sendiri karena ibu jari memiliki denyut nadi internal yang kuat.
• Tekan lembut hingga ketukan gelombang nadi terasa konstan.
• Hitung jumlah denyutan dalam durasi tepat 15 detik memakai stopwatch.
• Masukkan hitungan bersih, sistem akan otomatis melakukan perkalian 4 kali lipat untuk diubah ke skala menit universal (Beats Per Minute / BPM).
A. Sebelum Aktivitas Fisik Kondisi Istirahat (Resting HR)
Interpretasi:
Tindak Lanjut:
B. Sesudah Aktivitas Fisik Pasca Latihan/Uji Gerak
Interpretasi:
Tindak Lanjut:
PETUNJUK TEKNIS TES FLEKSIBILITAS (SIT AND REACH MODIFIKASI)
- Murid duduk selonjor lurus di atas lantai/matras rata.
- Kedua kaki terbuka lurus ke depan membentuk visualisasi huruf V.
- Kedua tumit diletakkan tepat menempel batas garis kayu/lantai acuan awal.
- Kedua lutut wajib dipastikan lurus mengunci dan tidak diperkenankan menekuk ke atas.
- Kedua telapak tangan ditumpuk sejajar lurus ke depan.
- Dorong badan dan lengan perlahan meniti mistar pengukuran ke depan.
- Tahan posisi jangkauan terjauh selama minimal 3 detik penuh.
- Dilarang menghentakkan tubuh secara kasar guna menghindari cedera otot punggung.
- Segera hentikan bila anak mengeluh rasa nyeri tajam berlebih.
- Ulapkan prosedur sebanyak 3 kali percobaan mandiri.
"Nilai yang diambil sistem otomatis adalah angka jangkauan terbaik/maksimum dari ketiga uji coba."
Input Hasil Capaian Jangkauan (cm)
Saran & Pendampingan Fleksibilitas
-
-
-
Nama Sekolah
LAPORAN HASIL ASESMEN KEBUGARAN AWAL
Merujuk Panduan Teknis Lingkungan Sekolah Ramah Anak & Sehat Kemendikdasmen RI 2026
Berat Badan: - kg
Tinggi Badan: - cm
Skor IMT: -
Denyut 15 Detik: -
BPM: - BPM
Kategori: -
Interpretasi: -
Tindak Lanjut: -
Denyut 15 Detik: -
BPM: - BPM
Kategori: -
Interpretasi: -
Tindak Lanjut: -
Percobaan 1: -
Percobaan 2: -
Percobaan 3: -
Skor Terbaik: - cm
-Narasi Kesimpulan Otomatis
Silakan lengkapi seluruh isian data instrumen terlebih dahulu untuk menampilkan output rangkuman narasi kontekstual secara otomatis di sini.
Konsolidasi Matriks Rekomendasi Terpadu
Tindak Lanjut Gizi: -
Intervensi Murid: -
Panduan Strategis Guru Kelas: -
Kolaborasi Pola Asuh Orang Tua: -
1. Dokumen ini adalah penapisan awal profil kesiapan kebugaran jasmani siswa dalam mengikuti skema belajar mengajar luar ruangan selama MPLS 2026, bukan dokumen vonis/diagnosa medis.
2. Hasil dilarang keras dijadikan dasar perundungan, pemberian label negatif, ataupun pengucilan sosial antar-murid.
3. Atribut data murid ini bersifat rahasia dan dikelola penuh secara bijak oleh pihak sekolah dasar pembina terkait.
Mengetahui/Menyetujui,
Orang Tua / Wali Murid
Nama Terang & Tanda Tangan
...................................................., ............................ 2026
Guru / Petugas Asesmen Kebugaran
NIP / Nama Terang
Nama Sekolah
REKAPITULASI HASIL ASESMEN KEBUGARAN AWAL
Merujuk Panduan Teknis Lingkungan Sekolah Ramah Anak & Sehat Kemendikdasmen RI 2026
| No | Nama Murid | NISN | JK | Sekolah | Kelas | Tgl Asesmen | Status Gizi (IMT) | HR Sebelum | HR Sesudah | Fleksibilitas | Aksi |
|---|
1. Dokumen ini adalah penapisan awal profil kesiapan kebugaran jasmani siswa dalam mengikuti skema belajar mengajar luar ruangan selama MPLS 2026, bukan dokumen vonis/diagnosa medis.
2. Hasil dilarang keras dijadikan dasar perundungan, pemberian label negatif, ataupun pengucilan sosial antar-murid.
3. Rekapitulasi ini bersifat konfidensial dan hanya digunakan sebagai dasar pembinaan internal sekolah bersama orang tua/wali murid.
Mengetahui,
Kepala Sekolah
NIP / Nama Terang
...................................................., ............................ 2026
Guru / Petugas Asesmen Kebugaran
NIP / Nama Terang